Kelebihan dan Kekuangan Over Kredit Rumah Melalui Bank

Infotion.com – Pasti sudah banyak orang tahu tentang kredit kepemilikan rumah atau KPR. System tersebut dibuat hanya untuk meringankan beban orang yang ingin membeli rumah tetapi tidak punya dana banyak. Walau begitu kita harus tetap mau mengambil resiko dengan denda ataupun bunga yang diadakan oleh pihak bank. Sebab yang melunasi rumah tersebut dipinjami oleh bank yang kemudian anda harus mencicil kepada si pihak bank dengan bunga berapa persen tergantung kesepakatan dan banknya.

Over Kredit Rumah
Ilustrasi

Oh ya, apakah ada yang tahu apa sih over kredit rumah maksutnya gimana sih? Pasti ada yang bertanya-tanya dengan hal seperti itu. Jadi begini over kredit itu biasa dipakai oleh orang yang mau menjual rumah yang masih dalam KPR. Jadi sistemnya seperti mengambil alih KPR di bank yang sama di mana si pembeli akan melanjutkan pinjaman di bank yang sama.

Gimana kurang lebihnya sudah mengertikan dengan over kredit rumah. berikut adalah kelebihan dan kekurangan memakai system over kredit rumah. proses ini banyak dilakukan dengan dua cara yakni over kredit langsung melalui bank dan pengoperan hak atas tanah di hadapan notaris. Simak berikut ini, tata Cara Over Kredit Rumah Langsung Melalui Bank.

Inilah aturan tentang over kredit langsung via bank :

  • Kedua belah pihak yakni penjual dan pembeli harus menemui pihak bank dan mengajukan tentang peralihan hak yang dimaksud atas rumah.
  • Selanjutnya, mengajukan permohonan ambil alih kredit yang nantinya bertindak sebagai debitur baru (pembeli) yang menggantikan posisi debitur lama (penjual).
  • Kemudian, pihak bank meneliti dan memeriksa semua persyaratannya. Bank akan memberikan persetujuan maka, akhirnya pembeli bertindak sebagai debitur baru yang menggantikan penjual sebagai debitur lama. Setelah itu, pembeli diarahkan untuk menanda-tangani perjanjian tersebut beserta akta jual beli dan pengikatan jaminan (SKMHT) atas namanya.

Kelebihan :

  • Sertifikat bisa dibalik nama atas nama pembeli (debitur baru) meski masih menjadi jaminan di bank. Tentu sangat menguntungkan karena tak perlu mengeluarkan uang lagi untuk biaya balik nama.
  • Pembeli atau debitur baru dapat mengangsur rumah ke bank atas namanya sendiri.

Kelemahan :

  • Proses pengajuan cukup rumit dan memerlukan waktu lama karena menunggu analisis agar bisa disetujui.
  • Memungkinkan pembeli sebagai debitur baru ditolak pengajuannya oleh bank.
  • Biaya yang dikeluarkan besar.

Jangan sekali-kali melakukan over kredit rumah tanpa pemikiran dan perhitungan yang sangat matang. Sebab itu semua bisa saja malah merugikan diri kita sendiri karena banyak pengeluaran uang untuk mengurusi alih debitur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *