Ragu dengan Kredibilitas Pengembang? Uji dengan Kriteria Ini

Infotion.com – Siapa sih yang tidak mudah jatuh hati melihat promosi pengembang yang menarik? Rumah berdesain cantik, fasilitas lengkap, proses pembayaran yang mudah, dan sederet keunggulan lainnya acap kali menjadi bahan pemasaran pengembang agar calon pembeli tergiur.

Pengembang Perumahan
Ilustrasi

Namun, tidak sedikit pembeli yang akhirnya terjebak dengan rayuan maut pengembang nakal. Kenyataan yang mereka dapat ternyata tidak semanis janji terdahulu. Ternyata bentuk fisik rumah tidak secantik di gambar atau maket dan proses perjanjiannya pun berbelit-belit. Mereka hanya bisa gigit jari, karena KPR sudah terlanjur disetujui bank dan uang muka yang nominalnya lumayan sudah diserahkan.

Lantas bagaimana dengan Anda? Pasti tidak mau kan, kalau kejadian serupa menimpa Anda? Oleh karena itu, Anda wajib melakukan riset sederhana sebelum menjatuhkan pilihan pada pengembang yang tepat. Pengembang pilihan Anda harus memenuhi kriteria berikut ini.

1 .Memiliki Reputasi yang Baik

Reputasi yang baik tidak hanya dimiliki oleh pengembang yang sudah berkecimpung di dunia properti selama puluhan tahun. Pengembang yang masih terbilang baru juga boleh dilirik jika memiliki kredibilitas yang tinggi. Berikut ini beberapa cara untuk mengetahui seberapa baik reputasi pengembang.

Tinjau proyek terdahulu
Lakukan observasi dengan melihat-lihat beberapa proyek yang sudah diselesaikan oleh pengembang. Perhatikan apakah kualitas rumah dan fasilitasnya sesuai dengan yang dijanjikan saat promosi. Lihat juga cara pengembang mengelola perumahannya, apakah kebersihan terjaga, keamanan rumah sudah maksimal, dan suasananya nyaman untuk menjadi lokasi tempat tinggal.

Mencari testimoni dari pembeli terdahulu
Testimoni dari pembeli terdahulu bisa semakin menguatkan keyakinan Anda mengenai reputasi pengembang, karena merekalah yang sudah mengalami sendiri suka duka dalam melakukan transaksi jual-beli dengan pengembang.

Testimoni yang tepercaya bisa Anda dapatkan dari kawan dan kerabat yang pernah membeli rumah dari pengembang tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mencari testimoni dari internet. Namun, jangan mudah percaya bila kalimat testimoninya terlalu fantastis dan terlihat dibuat-buat. Testimoni yang jujur biasanya akan mengungkapkan sisi positif sekaligus negatif dari pengembang.

Saat Anda membaca berbagai testimoni, perhatikan beberapa hal penting yang bisa menambah pertimbangan Anda, seperti perihal proses perjanjian jual beli, ketepatwaktuan pengembang dalam menyelesaikan rumah dan serah terima, dan kesigapan saat menangani pelanggan.

Cek keanggotan di Real Estate Indonesia (REI)
Pengembang yang kredibel umumnya tergabung dalam organisasi Real Estate Indonesia (REI). REI mensyaratkan sejumlah aturan yang harus dipatuhi jika pengembang menjadi anggota organisasi. Dengan demikian, pengembang yang telah tergabung di REI sudah menunjukkan komitmen dan kredibilitas di bidangnya.

Bekerja sama dengan bank ternama
Sudah merupakan hal yang wajar bila bank hanya mau bekerja sama dengan pengembang yang benar-benar dapat dipercaya, terutama bank ternama. Kerja sama tersebut berupa penyediaan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk pembeli rumah.

Saat rumah belum jadi dan masih berada pada tahap Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), bank akan meminta buy-back guarantee dari pengembang. Garansi ini diminta karena objek tanah dan bangunan yang masih berstatus PPJB belum bisa dibebani hak tanggungan. Dengan adanya garansi tersebut, pengembang dinyatakan bersedia mengambil alih tanggung jawab bila pembeli sewaktu-waktu menunggak cicilan selama status tanah dan bangunan masih PPJB.

Dengan demikian, bank tentu tidak akan sembarangan menyetujui kerja sama dengan pengembang. Bank pasti terlebih dahulu meninjau kondisi keuangan pengembang dan track record-nya.

Periksa legalitas pengembang
Pengembang yang memiliki reputasi baik pasti sudah memiliki izin sebelum melakukan pembangunan. Mereka pun tidak akan ragu untuk menunjukkan fotokopi surat izinnya kepada Anda. Anda wajib menghindari pengembang yang izinnya belum lengkap, karena Anda juga akan terkena imbasnya bila sewaktu-waktu izin yang belum lengkap tersebut dipermasalahkan oleh pemerintah.
Berikut ini daftar surat izin dan sertifikat yang wajib dimiliki oleh pengembang:

  • Izin Lokasi
  • Izin Peruntukan Tanah
  • Nomor Serifikat Tanah
  • Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (SIPPT)
  • Aspek Penatagunaan Lahan
  • Surat Izin Penggunaan Bangunan (IPB)
  • Site Plan
  • Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

2. Memiliki Rumah Contoh

Gambar dan maket belum sepenuhnya mewakili kondisi rumah yang akan Anda tinggali nanti. Anda tidak bisa mengetahui material bangunan yang digunakan dan tingkat kualitasnya. Oleh karena itu, Anda harus menanyakan kepada pihak pengembang, apakah mereka menyediakan rumah contoh atau tidak.

Dengan mendatangi langsung contoh rumah, Anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih nyata mengenai rumah Anda nantinya. Anda bisa melihat sendiri bahan bangunan yang dipakai, kekokohan rumah, dan merasakan apakah Anda sekiranya nyaman tinggal di rumah tersebut atau tidak.

3. Pemilihan Lokasi dan Pembangunan Fasilitas sesuai yang Dijanjikan
Terkadang, promosi berlebihan dari pengembang bisa menipu pembeli yang kurang jeli. Pengembang umumnya mengatakan bahwa lokasi perumahan sangat strategis, seperti dekat dengan sekolah A, mal B, atau jalan tol yang bisa dijangkau hanya dalam beberapa menit.

Kenyataannya, untuk sampai ke fasilitas publik tersebut Anda harus berkendara dalam waktu lama, bisa karena lokasi yang memang tidak sedekat itu atau karena pengembang tidak memperhitungkan kemacetan lalu lintas. Oleh karena itu, Anda wajib memeriksa terlebih dahulu lokasi perumahan secara langsung.

Selain itu, perhatikan pula pembangunan fasilitas di kompleks perumahan. Lihat apakah fasilitas-fasilitas yang dijanjikan sudah dibangun. Jika fasilitas tersebut masih dalam proses pembangunan, tanyakan kapan pembangunan tersebut akan selesai. Dengan demikian, ketika Anda sudah menempati rumah yang baru, Anda juga bisa menikmati fasilitas di sana.

Apakah pengembang yang Anda incar telah memenuhi kriteria di atas? Jika ya, jangan ragu lagi untuk membeli rumah dari pengembang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *