Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Infotion.com – Cara merawat bayi baru lahir adalah hal yang belum tentu mudah dilakukan oleh setiap ibu apalagi jika kelahiran tersebut untuk yang pertama kalinya. Padahal jika bayi yang baru lahir tidak dirawat dengan benar dan tetap terjaga kebersihannya maka tubuh bayi akan sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit yang membahayakan kesehatan bayi.

Bayi Baru Lahir
Ilustrasi

Pada bagian mata terdapat sumber air mata yang terletak tepat di atas mata. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa sumber air mata akan mengeluarkan ai mata setiap 3 detik dan kemudian akan mengalir ke saluran yang ada di ujung tengah mata dekat hidung.

Pada mata bayi baru lahir, karena selama mereka di dalam kandungan belum pernah menangis, maka sumber air matanya belum dapat diproduksi. Hal tersebut menyebabkan bahwa saluran air mata tersebut masih tertutup. Bisa juga, terkadang mata terbuka kemudian menutup lagi sehingga air mata yang seharusnya sudah mengalir menjadi tergenang.

Air mata yang di hasilkan oleh sumber air mata memiliki sifat yang aneh, karena air mata setelah keluar dari sumbernya bisa berfungsi untuk membunuh kuman penyakit dalam waktu beberapa menit, namun setelah lewat beberapa menit air mata tidak bisa membunuh kuman lagi. Justru sebaliknya yang ada air mata tersebut akan menjadi salah satu makanan dari kuman penyakit. Jadi, jika air mata tidak bisa keluar atau hanya menggenang saja akan menyebabkan tumbuhnya kuman-kuman penyakit yang pada akhirnya menimbulkan tahi mata atau kotoran mata. Dimana tahi mata tersebut bisa membahayakan kornea mata pada bayi baru lahir.

Untuk mencegah terjadinya tahi mata pada bayi baru lahir, maka dianjurkan bagi para bunda untuk melakukan perawatan mata dengan melakukan pemijatan pada area sudut mata dengan cara menggunakan jari yang kukunya tidak panjang atau bisa juga menggunakan cotton buds yang sudah dibasahi dengan air yang telah direbus sebelumnya (air matang). Kemudian pijat lembut mulai dari sudut mata ke arah bawah dan ke arah hidung, lakukan pemijatan tersebut selama 5-10 kali. Pemijatan tersebut bisa dilakukan dalam waktu 2 minggu sekali, karena setelah bunda melakukan pemijatan biasanya saluran air mata sudah bisa terbuka tetap dan berfungsi secara normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *